8 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Sedang Memelihara Ular

8 Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Sedang Memelihara Ular

Berkaitan dengan hewan, sebagian orang memiliki hobi yang unik. Ada yang suka memelihara buaya, ada yang suka memelihara harimau. Bahkan sebagian orang menjadikan ular sebagai hewan peliharaannya. Meskipun cukup berbahaya, memelihara ular dianggap cukup menarik. Bahkan setiap tanggal 21 Juli diperingati sebagai Hari Ular Sedunia untuk meningkatkan kesadaran akan hewan yang satu ini. Nah bagi Anda yang juga tertarik untuk memelihara spesies reptil yang satu ini, berikut 3 hal yang harus Anda perhatikan.

1. Menyiapkan Kandang
Ular akan gelisah ketika berada di tempat yang terlalu besar karena hewan ini memerlukan tempat untuk bersembunyi. Untuk ular yang hidup di darat, sebaiknya sediakan kandang yang lebar. Sementara untuk ular yang hidup di pohon (ular arboreal), buatlah kandang yang tinggi.

2. Memberi Makanan
Ular adalah jenis binatang karnivora. Oleh karena itu mereka akan mengonsumsi daging. Bahkan ular memakan daging secara utuh, yakni dengan memakan semua tulang dan organ bagian dalam. Beberapa jenis ular mengonsumsi tikus, sementara untuk ular yang berukuran kecil biasanya memakan serangga besar.

3. Penjinakan
Ular butuh dijinakkan terlebih dahulu sebelum dipelihara. Nah dalam prosesnya sebaiknya jangan menyentuh ular sampai setidaknya sudah diberi makan minimal sebanyak empat kali di kandang barunya.

Baca juga : Bermain Judi Slot Online : Cara Mudah Hasilkan Uang Tambahan, Untuk Membeli Berbagai Kebutuhan Penunjang Kesehatan Hewan Peliharaanmu

Di samping itu, meskipun sudah jinak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari gigitan ular. Sebagaimana diungkapkan oleh Dr. dr. Tri Maharani, M.Si, Sp.Em, seorang pakar gigitan ular dan racun, dalam liputan6.com, ada 5 hal yang perlu diperhatikan agar kita aman dari digigit ular.

1. Memelihara Ular di Tempat Terpisah
Sebaiknya tidak memelihara ular di dalam rumah, atau di dalam kamar. Ular yang berukuran sedang bisa diletakkan dalam akuarium tertutup, sementara yang lebih besar bisa diletakkan di dalam kandang kawat. Selain itu, sebaiknya jauhkan kandang ular dari kandang hewan lain. Ular mudah terprovokasi untuk menyerang, apalagi jika hewan itu mirip mangsanya.

2. Tidak Memegang Ular dengan Tangan Kosong
Meskipun jinak, insting ular untuk menggigit tetap ada. Jadi usahakan tidak menyentuh ular untuk berinteraksi. Sebaiknya gunakan benda-benda seperti tongkat atau gunakan kaos tangan yang tebal untuk berinteraksi.

3. Rajin Memangkas Kebun di Rumah
Orang-orang yang memelihara ular biasanya memiliki persediaan pakan, seperti tikus, katak, dan binatang-binatang lain. Hewan-hewan ini dapat mengundang ular lain datang. Kebetulan ular suka semak-semak yang rimbun atau bebatuan. Oleh karena itu, jika punya semak-semak yang rimbun atau bunga yang berdaun lebat, usahakan untuk sering dipangkas dan dicek ya.

4. Membersihkan Rumah dari Makanan Ular
Sebaiknya pakan ular, seperti hewan-hewan yang disebutkan tadi, juga tidak ditaruh di dalam rumah. Apabila terpaksa ditaruh dalam rumah, usahakan taruh di tempat yang aman dari jangkauan ular lain.

5. Jika Bertemu dengan Ular Sebaiknya Diam Saja
Jika ular yang kita pelihara terlepas atau jika kebetulan ada hewan lain, maka sebaiknya jangan panik ya. Tetap diam karena penglihatan dan pendengaran ular biasanya tidak tajam. Ular menggunakan sensor gerak dan panas sehingga ular tidak menyerang objek yang diam. Jika kebetulan kita sedang bergerak, berhentilah. Sebagaimana dituturkan Maharani bahwa ular tidak menggigit pohon karena pohon diam. Ular menggigit hanya jika dirinya merasa terancam. Jadi jika bertemu dengan ular sebisa mungkin cobalah untuk tetap tenang dan diam supaya ular tidak merasa terancam.

Baca juga : Tupai Memanfaatkan Suara Cuitan Burung untuk Jauhi Bahaya

Share this: