Tips Menjaga Kesehatan Hewan Peliharaan Dengan Benar

Tips Menjaga Kesehatan Hewan Peliharaan Dengan Benar – Tidak sedikit orang yang merasa bosan dengan rutinitas yang dilakukan setiap hari, mulai dari berangkat ke kantor di pagi hari hingga pulang larut malam dan keesokan harinya dihadapkan pada kondisi yang sama. Kebosanan beberapa orang dari rutinitas dapat diatasi dengan bermain judi online agar menghilangkan kebosanan dan menambah penghasilan tambahan serta bisa juga menghilangkan kebosanan dengan memiliki hewan peliharaan. Tentunya hewan peliharaan yang dipilih adalah hewan kesukaan dan yang setia seperti anjing dan kucing.

Memang tak dapat dipungkiri, hewan peliharaan yang ada di rumah akan membawa kesenangan pribadi bagi pemiliknya. Apalagi jika hewan peliharaan yang dimilikinya dirawat dengan baik dan tepat. Untuk merawat hewan peliharaan tidaklah sulit, hanya dibutuhkan kesabaran dan ketlatenan serta tak lupa niat yang kuat dari pemiliki hewan.

Semua kebutuhan hewan peliharaan yang dibutuhkan akan disediakan dan menjadi tanggung jawab dari pemilik hewan. Namun memang satu hal yang tak dapat dipungkiri bahwa memiliki hewan peliharaan dibutuhkan budget yang tidaklah sedikit karena tak hanya berlangsungnya kehidupan hewan peliharaan, namun juga kesehatannya sangat perlu untuk dijaga.

Beberapa Cara Untuk Merawat Hewan Kesayangan

Kondisi dan perkembangan hewan yang semakin sehat membuat pemilik hewan merasa puas terlebih jika hewan menjadi semakin gemuk. Guna membuat hewan peliharaan semakin sehat dan gemuk dapat dilakukan beberapa cara berikut :

– Menjaga kebersihan kandang
Kandang adalah satu – satunya tempat bagi hewan peliharaan, sehingga kandang harus dibuat dengan nyaman dan bersih agar hewan peliharaan merasa tenang berada di dalam kandang. Kandang yang bagus tidak harus mahal, namun dapat membuat hewan peliharaan menjadi nyaman sehingga hewan menjadi sehat dan bahagia. Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan kandang hewan peliharaan secara rutin untuk mencegah terjadinya penyakit.

– Memberi asupan makanan sehat
Tidak hanya manusia yang membutuhkan asupan makanan dan minuman, hewan peliharaan pun membutuhkan asupan makanan dan minuman yang bergizi. Berikan makanan yang sesuai dengan kebutuhan hewan secara rutin. Makanan yang cocok diberikan untuk hewan peliharaan adalah makanan yang membuat hewan tidak alergi dan bulunya tidak rontok. Jika bulu hewan mulai rontok, segera hentikan makanan yang diberikan kepada hewan peliharaan untuk menghindari terjadinya penyakit pada hewan. Jangan lupa, perhatikan pula kebutuhan gizi yang dibutuhkan oleh hewan peliharaan.

– Menjaga kesehatan hewan peliharaan
Kesehatan hewan peliharaan harus dijadikan sebagai kebutuhan utama. Kondisi hewan peliharaan adalah salah satu hal yang sangat penting karena hewan peliharaan yang tidak sehat akan menular pada pemiliknya. Segeralah beri obat kepada hewan peliharaan jika diketahui munculnya tanda – tanda kondisi hewan yang tidak sehat dan lakukan vaksinasi guna meningkatkan kondisi imun pada hewan agar tidak kembali terserang penyakit.

– Memilih produk yang aman
Sebelum memilih jenis makanan untuk hewan peliharaan, pastikan terlebih dahulu bahwa produk makanan yang anda berikan pada hewan adalah produk yang aman dan berkualitas agar kondisi hewan dapat terjaga dengan baik.

– Memberi kasih sayang sepenuhnya
Tips merawat hewan selanjutnya adalah memberikan kasih sayang sepenuhnya pada hewan peliharaan. Sama dengan manusia, hewan peliharaan juga membutuhkan kasih sayang dari majikan karena hewan peliharaan akan stress jika mengalami kondisi yang bahaya dan depresi ketika tidak dilindungi dengan baik. Cara memberikan kasih sayang kepada hewan peliharaan adalah dengan mencurahkan perhatian sepenuhnya agar hewan peliharaan merasa terlindungi dan bahagia.
Bagi anda yang telah memiliki hewan peliharaan di rumah, yuk rawat dan sayangi hewan peliharaan dengan baik dan benar untuk membuat hewan peliharaan nyaman dan bahagia.

Senangnya Memelihara Binatang Di Rumah

Senangnya Memelihara Binatang Di Rumah

Senangnya Memelihara Binatang Di Rumah – Bagi sebagian orang, memelihara binatang dijadikan sebagai hobi yang menyenangkan sekaligusmenghangatkan. Adanya keberadaan hewan-hewan di rumah bisa saja menghibur dan menemani Anda di saat stres. Kerap kali, pekerjaan kantor yang begitu banyak dan melelahkan membuat Anda kehilangan energi dan merasa sisa-sisa hari Anda menjadi membosankan. Itulah mengapa, memelihara hewan peliharaan bisa menjadi obat alami untuk Anda mengatasi rasa bosan dan jenuh.

Tidak hanya menyenangkan, memelihara hewan di rumah ternyata juga memiliki banyak manfaat lainnya. Penasaran apa saja manfaatnya? Berikut adalah manfaat-manfaat yang dapat Anda rasakan ketika memelihara hewan di rumah.

  1. Mengurangi Rasa Kesepian
    Seringkali rasa kesepian disepelekan oleh seseorang. padahal, menurut psikiater rasa kesepian yang dibiarkan terus menerus tanpa diatasi dapat menyebabkan gangguan bahkan penyakit psikis, mulai dari stres, depresi, resiko penyakit jantung, alzheimer bahkan dimensia di masa yang akan datang.
    Untuk itu perlunya menjaga kestablian psikis Anda dari sekarang. Dengan menghadirkan satu atau beberapa ekor hewan di rumah dapat dijadikan alternatif bagi Anda yang sering merasa kesepian di rumah. Dengan menyayangi mereka dengan tulus, hewan yang memiliki insting juga akan menyayangi Anda. ada hubungan timbal balik serius di antara hubungan hewan dan majikannya.
  2. Menghindari Penyakit Jantung
    Menurut penelitian dari salah satu pemain game online di https://poker678.net, memelihara hewan di rumah dan menjaganya dengan baik dapat membantu kadar trigliserida dan kolesterol menurun. Seperti yang diketahui tingginya kadar trigliserida dan kolesterol dapat beresiko menyebabkan penyakit jantung.
    Dengan memelihara hewan, akan sedikit memaksa Anda yag semula tidak suka keluar rumah untuk berolahraga, membuat Anda berubah pikiran karena tuntutan hewan peliharaan yang harus diajak jalan-jalan berolahraga di taman walau hanya 3-4 kali dalam seminggu. Dengan demikian, resiko penyakit jantung dan sejenisnya juga dapat dicegah berkat lari-lari kecil bersama hewan peliharaan Anda.
  3. Meningkatkan Imunitas Tubuh
    Sebuah penelitian menyebutkan, seorang anak yang hidup berdampingan dengan anjing memiliki kecenderungan terinfeksi virus lebih rendah dibandingkkan anak yang tidak memiliki hewan peliharaan. Dengan catatan, Anda juga harus mampu merawat kesehatan hewan peliharaan dengan baik.
    Hal ini juga bermanfaat bagi Anda para orang dewasa, dengan hidup berdampingan dengan hewan peliharaan, sistem imun tubuh juga dapat mengalami kenaikan dan membatu Anda terhindar dari penyakit.
  4. Menumbuhkan Sikap Bersosialisasi
    Memelihara hewan peliharaan di rumah berarti turut menghadirkan keberadaan makhluk hidup lain di rumah. Melalui proses interaksi antara hewan dan majikan, akan terbangun sikap sosilisasi yang bagus untuk hidup Anda. Bersosialisasi dengan hewan juga menumbuhkan sikap empati peduli dan ikatan yang kuat.
    Selain itu, memiliki hewan peliharaan berarti memaksa Anda untuk membawanya jalan-jalan ke luar rumah dan bertemu dengan banyak orang. Membawa hewan ke dokter dan salon hewan juga membawa diri Anda pada suatu kelompok sosial tertentu.
  5. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri
    Memiliki hewan peliharaan di samping dapat membantu Anda merasa dicintai, disayangi dan terkadang dapat dijadikan temat bercerita dan curhat tanpa harus merasa dihakimi. Selain itu, Anda dapat membawa topik hewan peliharaan di manapun Anda berada karena topik hewan peliharaan selalu menarik dan mnggemaskan.

Itulah beberapa kelebihan memelihara hewan peliharaan di rumah. Memiliki ikatan yang kuat dengan sesama makhluk hidup adalah salah satu hal yang paling luar biasa di hidup ini. selain dapat berbagi rasa dan empati, kehadiran mereka di hidup Anda juga dapat menjadi sumber energi positif tersendiri.

Share this:

Tips Memelihara Hewan Peliharaan di Rumah

Tips Memelihara Hewan Peliharaan di Rumah

Tips Memelihara Hewan Peliharaan di Rumah – Memiliki hewan peliharaan di rumah dapat menjadi sesuatu yang istimewa bagi sebagian orang. Dengan adanya kehadiran makhluk lucu dan meggemaskan seakan membuat hari siapa saja menjadi semakin indah dan berwarna. Namun agar hewan peliharaan tetap sehat dan bersih, dibutuhkan upaya khusus untuk merawatnya. Di bawah ini adalah beberapa tips memelihara hewan peliharaan di rumah, khususnya kucing dan anjing.
– Kucing
Memelihara kucing akhir-akhir menjadi trending di kalangan milenial. Walaupun dikenal sebagai binatang yang malas, namun kucing tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pecintan binatang. Sifatnya yangs setia dan sangat sangat menggemaskan membuat siapa saja yang melihatnya ingin segera membelainya dan membawanya pulang ke rumah. Menyayangi hewan berarti merawatnya dengan baik dan benar. Di bawah ini adalah beberapa tips dalam memelihara kucing.

1. Menyisir Bulu Kucing
Menyisir bulu kucing adalah hal yang paling utama yang dapat Anda lakukan setiap saat. Dengan menyisir kucing, Anda dapat memastikan bahwa kondisi kesehatannya sedang baik-baik saja atau tidak. Bulu kucing yang rontok dapat menjadi pertanda bahwa kesehatan kucing sedang tidak begitu baik. Dengan begitu, Anda bisa mulai memperhatikan asupan makanan dan minumannya, apakah cocok dengan makanan yang diberikan selama ini atau tidak.

2. Menggosok Gigi Kucing
Sama halnya dengan manusia, menjaga kesehatan gigi kucing juga sangat penting karena berpengaruh terhadap caranya mencerna makanan. Sikat gigi kucing minimal 2 hari sekali dengan sikat gigi khusus kucing dan lakukan selama kurang lebih 30 detik. Selain merawatnya sendiri di rumah, Anda juga dapat melakukan kontrol rutin ke dokter hewan.

3. Alas Tidur Yang Tepat
Memberi alas tidur yang tepat seperti selimut, alas tidur bahkan bantal yang tepat juga perlu. Karena kenyamanan saat tidur juga merupakan hal yang penting bagi kucing. Kualitas istirahat yang baik mempengaruhi kondisi kesehatan kucing.

Anjing
Memelihara anjing merupakan hal yang menyenangkan dan dapat dilakukan siapapun di rumah. Pasalnya, anjing merupakan hewan yang sangat cerdas dan setia kepada majikannya. Itulah mengapa, hidup berdampingan dengan anjing adalah ide terbaik untuk semua kalangan. Selain memeliharanya, seekor anjing juga harus mendapat vaksin dan perawatan yang baik agar kesehatan tubuhnya tetap terjaga.

1. Memandikan Anjing
Anjing juga perlu dimandikan seperti halnya manusia. Tingginya aktivitas anjing juga berpengaruh terhadap produksi keringat anjing. Mandikan anjing 1 kali dalam seminggu menggunakan shampo khusus anjing agar kebersihan bulunya senantiasa terjaga. Jangan lupa agar tidak kedinginan, anjing juga harus dimandikan menggunakan air hangat dan dikeringkan menggunakan hairdryer setelah selesai mandi.

2. Memberi Makan Anjing
Hindari memberikan anjing dengan telur, cokelat dan makanan asin karena dapat mempengaruhi kesehatan bulu anjing. Anda dapat menggantinya dengan memberi makanan bernutrisi tinggi yang mengandung banyak lemak, vitamin, mineral dan lemak.

3. Mengajak Jalan Anjing
Mengajak jalan anjing juga merupakan hal yang wajib dilakukan. Alih-alih terus mengurungnya di dalam rumah/kandang, membawa anjing keluar untuk bermain lempar tangkap atau sekedar berjalan-jalan akan meningkatkan kesehatan tubuh dan pikiran anjing. Begitu juga dengan majikannya.Melatih Anjing.

Melatih anjing seperti memberi aba-aba ‘diam’ , ‘duduk’ , ‘hi 5’ dan sebagainya dapat melatih anjing semakin pintar. Selain itu, kegiatan disaat melatih anjing juga dapat meningkatkan bonding antara majikan dan hewan peliharaan. Dengan begitu, akan semakin tercipta ikatan yang kuat dan rasa kasih sayang.

Share this:

Merawat Kucing Yang Sakit di Rumah

Merawat Kucing Yang Sakit di Rumah

Merawat Kucing Yang Sakit di Rumah – Memelihara hewan bukanlah hal yang sepenuhnya mudah. Pasalnya, Anda sedang berhadapan dengan makhluk hidup lainnya yang juga membutuhkan makan, istirahat, kebersihan layaknya manusia. walaupun termasuk hewan peliharaan rumah, kucing juga tetap bisa terserang virus atau penyakit lainnya.
Adalah tanggung jawab Anda sebagai pemelihara jika hewan piaraan Anda terserang sakit. Alangkah baiknya jika Anda tidak terbawa over worried dan bertingkah gegabah begitu mengetahui kuicng Anda sakit. Adapun cara mengatasi kucing yang sakit tanpa harus dibawa ke dokter hewan.

– Beri Air Putih Secukupnya
Air putih dapat diberikan ketika kucing mengalami dehidrasi. Dehidrasi pada kucing ditandai dengan lemas pasca muntah-muntah atau diare. Pertolongan pertama ini cukup banyak dilakukan juga oleh para dokter hewan bila mendapati kucing yang lemas karena muntah-muntah. Daripada panik berlebih, ada baiknya Anda berpikir jernih dan mulai memberikan pertolongan pertama agar kondisi kucing tidak memburuk.
Sama halnya dengan manusia, air putih juga berkhasiat membunuh bakteri yang ada di organ kucing. Jadi, selain untuk membantu menambah kadar air di sel-sel tubuh kucing, kucing juga dapat terhindar dari bakteri.

– Beri Multivitamin Kucing
Memiliki cadangan multivitamin adalah hal yang sangat penting ketika memelihara hewan. Karena multivitamin adalah salah satu asupan penting untuk menjaga kesehatan hewan. Multivitamin bahkan sangat berguna ketika sewaktu-waktu kucing sakit. Bahkan, pertolongan pertama di dokter hewan pun biasanya adalah pemberian multivitmain.

Pemberian multivitamin saat sakit mampu melawan virus dan bakteri yang menyerang sel-sel tubuh kucing. Akan lebih baik jika Anda memberi multivitamin secara rutin kepada kucing karena mampu memperkuat sistem imun pada kucing.

– Beri Air Kelapa
Sudah sejak dulu air kelapa dipercaya mampu menawarkan racun di dalam tubuh manusia. kandungan ion yang ada di dalam air air kelapa mampu membantu memulihkan kondisi tubuh yang terserang penyakit. Termasuk kucing, air kelapa juga dapat diberikan kepada kucing yang mengalami gangguan kesehatan seperti demam, badan panas, muntah-muntah, keracunan, menjulurkan lidah dan lemas.

Jika Anda mampu menemukan air kelapa asli di sekitar Anda, ambil airnya dan tuangkan di wadah minum kucing. Namun jika terlalu sulit, Anda bisa mendapatkan produk-produk air kelapa yang dijual di minimarket dengan kandungan air kelapa asli yang tinggi.

– Beri Virgin Coconut Oil
Kini, banyak sekali dijual produk-produk VCO di market-market seluruh dunia. VCO pada dasarnya memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan. Kandungan vitamin E, asam, mineral dan lemak dalm minyak kelapa bagus untuk kesehatan kulit dan membantu pemulihan kulit dari bekas luka dan jamur.

VCO ternyata banyak ditemui di dalam produk-produk kesehatan kucing. Ada banyak produk VCO khusus kucing yang diperuntukkan untuk merawat kucing di rumah. VCO dapat membantu pemulihan luka lecet atau memar pada kucing, luka akibat jamur dan luka karena gigitan serangga. Selain untuk obat luar, VCO juga tersedia dalam bentuk suplement yang bisa di dapatkan dengan sangat mudah di https://www.linuxiso.org dan suplement ini dapat diberikan per oral untuk membantu nafsu makan dan berfungsi sebagai antibiotik tubuh kucing.

– Beri Madu Murni
Madu hampir selalu menjadi solusi alami berbagai masalah kesehatan makhluk hidup. Selain untuk manusia, madu juga sangat baik memulihkan tubuh kucing dari serangan flu dan demam sehingga Anda tidak perlu repot-repot membawanya ke doker hewan sambil panik. Agar kucing mau meminumnya, Anda dapat mencampurkan madu dengan air secukupnya.

Share this:

Panduan Memilih Hewan Peliharaan

Panduan Memilih Hewan Peliharaan

Panduan Memilih Hewan Peliharaan – Memelihara hewan peliharaan di rumah sama sekali bukan ide yang buruk. Dengan menghadirkan seekor atau bahkan lebih makhluk hidup di rumah, dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Setelah lelah seharian berada di luar rumah, rasanya akan sangat menyenangkan jika pada saat pulang Anda bisa bercengkerama dengan kucing kesayangan Anda, atau bermain dengan ceria bersama anjing pintar Anda.

Memiliki hewan peliharaan juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung yang disebabkan karena rasa kesepian. Itu berarti, sudah terbukti bahwa memelihara hewan memiliki banyak manfaat yang bisa dirasakan. Lalu bagaimana jika Anda belum memiliki hewan peliharaan dan tertarik untuk menghadirkannya di rumah? Maka, di bawah ini adalah panduan lengkap tips memilih hewan peliharaan bagi pemula.

  1. Tentukan Tujuan Anda Memelihara Hewan di Rumah
    Sebelum Anda yakin memilih hewan apa yang akan dipelihara, hal pertama yang harus Anda pikirkan adalah tujuan utama dari memelihara hewan tersebut. Jangan sampai Anda memelihara hanya untuk kesenangan semata, karena bisa jadi Anda akan merasa bosan kapan saja dan beresiko hewan menjadi tidak terawat bahkan mati. Hewan peliharaan coock untuk menemani disaat sedang di rumah. Kucing atau anjing sangat cocok dijadikan hewan peliharaan rumah. Bersama mereka, hari-hari Anda di rumah tidak akan sepi.
  2. Harus Siap Berkomitmen
    Memelihara hewan berarti Anda harus siap berkomitmen baik dengan diri Anda sendiri maupun dengan calin peliharaan Anda. membutuhkan komitmen tenaga dan waktu dalam mengurus hewan peliharaan. Anda harus siap dengan berapa waktu luang yang akan Anda habiskan untuk memandikan peliharaan Anda, mengajaknya bermain di luar rumah, membawanya ke dokter hewan dan salon dan melatihnya berolahraga. Semua itu perlu Anda pikirkan.
  3. Membuat Anggaran Biaya
    Sebelum Anda yakin akan membawa kucing ataupun anjing ke rumah, perlu diketahui bahwa Anda akan mengeluarkan sejumlah biaya untuk perawatan mereka. Membeli makan kucing dan anjing tidak boleh sembarangan. Semakin tinggi nutrisi makanannya, biasanya harganya akan semakin mahal. Pastikan Anda membuat anggaran biaya pakan kucing/anjing yang habis per bulan.
    Biaya grooming juga perlu dipikirkan. Bila perlu, ambil paket untuk sekali grooming karena biayanya lebih murah dan perawatan yang didapatkan juga lebih lengkap. Siapkan juga dana cadangan apabila sewaktu-waktu peliharaan Anda jatuh sakit dan membutuhkan pergi ke dokter hewan.
  4. Sesuaikan Dengan Lifestyle
    Sebelum yakin merawat binatang, Anda harus pastikan jam keberadaan Anda selama di rumah. Hal dikarenakan hewan peliharaan seperti kucing atau anjing juga membutuhkan makan 3 kali sehari sama halnya dengan manusia. jika Anda tidak yakin bisa memberi makan hewan 3 kali sehari dengan tepat waktu, maka cari referensi hewan lain yang sesuai dengan gaya hidup Anda.
    Hamster dan ikan mungkin bisa menjadi pertimbangan soal jam makan. Selain makan, kedua hewan ini juga merupakan jenis hewan yang tidak membutuhkan banyak sosialisasi dengan majikannya. Anda dapat menaruhnya di kandang seharian dan membiarkannya bermain bersama kawanannya.
    Selain makan dan sosialisasi, hobi Anda juga perlu dipertimbangkan. Jika Anda adalah atlet atau seorang yang gemar lari, maka anjing husky dapat dijadikan pilihan hewan peliharaan agar bisa menemanin anda berlari dan Anda pun bisa sambil melatihnya.

Itulah beberapa hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mantap memilih hewan peliharaan. Jangan sampai Anda justru mencelakai hewan kesayangan Anda dan harus memeliharanya dengan baik.

Share this:

Yayasan Kesehatan Hewan Peliharaan yang Meliputi Perlindungan dan Perlindungan Kompensasi

Yayasan Kesehatan Hewan Peliharaan

Asuransi kesehatan hewan peliharaan bukanlah hal yang aneh lagi. Beberapa negara besar seperti Inggris dan Amerika telah memberlakukan asuransi jenis ini. Hewan peliharaan pasti jatuh sakit baik setahun sekali atau 2 tahun, terutama di musim yang tidak menentu ini. Biaya pengobatan hewan kesayangan umumnya tidak murah bahkan beberapa jenis pengobatan dinilai lebih mahal dari harga obat manusia. Banyak pemilik tidak siap secara finansial untuk membayar perawatan hewan peliharaan mereka. Mahalnya biaya pengobatan menjadi salah satu penyebab banyaknya jumlah hewan peliharaan yang dibuang oleh pemiliknya. Untungnya, membantu pemilik dan hewan peliharaannya dijadikan asuransi kesehatan hewan peliharaan. Asuransi hewan peliharaan pertama dibuat oleh pendiri Aliansi yang juga bekerja sama dengan situs online citibet88.club, Claes Virgin pada tahun 1890. Saat itu, asuransi ini hanya berfokus pada kuda dan ternak. Setelah 57 tahun, muncul asuransi kesehatan yang benar-benar khusus untuk hewan peliharaan (kucing dan anjing) di Inggris (tahun 1947). Asuransi hewan peliharaan mulai menyebar ke Amerika Serikat pada tahun 1982.

Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin cepat dan dinamis niscaya menuntut para pelaku industri untuk terus menyesuaikan diri. Di antaranya yang coba dilakukan PT Asuransi Sinarmas (ASM) dengan meluncurkan produk asuransi baru berupa perlindungan hewan peliharaan. Langkah memperkenalkan jenis produk baru ini tidak terlepas dari pengamatan di masyarakat bahwa saat ini semakin maraknya hobi beternak hewan. “Untuk saat ini kami hanya bisa melayani asuransi untuk anjing dan kucing. Kami akan terus berkembang ke depan. Namun yang jelas ini cara kami untuk semakin menembus pasar, bahwa kini beternak hewan tidak lagi sekedar hobi tapi semakin bergeser menjadi gaya hidup, ”ujar Direktur ASM, MM Samosir Dumasi.

Dengan lebih tertarik pada jenis hobi beternak hewan, menurut Dumasi, maka pihaknya berusaha membantu dengan memberikan berbagai fasilitas pelayanan perlindungan. Secara total, dinamakan Dumasi, ada tiga paket perlindungan yang disematkan manajemen pada produk bernama Asuransi Hewan Peliharaan Simas (SPI), yaitu jaminan santunan kematian akibat kecelakaan, perlindungan terhadap kerugian akibat pencurian dan juga tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga. . SPI akan ditawarkan kepada publik dalam kisaran premi antara 7USD hingga 20USD per tahun. “Untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, kami akan pada tahap awal bekerjasama dengan sejumlah pet shop serta berbagai aplikasi digital seputar beternak hewan,” kata Dumasi, karena masih baru dan mencoba berfluktuasi di pasar, Dumasi. rupanya tak berani memasang target penjualan lebih luas dan memilih konservatif di level Rp500 juta hingga akhir tahun ini.

Share this:

5 Tahapan Merawat Kelinci Kembung Agar Tidak Mati

5 Tahapan Merawat Kelinci Kembung Agar Tidak Mati

5 Tahapan Merawat Kelinci Kembung Agar Tidak Mati – Kelinci yang kembung mudah sekali mengalami kematian karena kurang makan dan tubuh dingin. Terutama bagi kelinci yang masih berada di bawah 3 bulan. Bagi kelinci yang masih kecil sering mengalami kembung karena kurang adanya daya tahan tubuh dan beragam cuaca. Tidak hanya itu, kelinci kecil juga belum bisa konsumsi makanan tertentu dengan baik sehingga membuat perutnya begah dan kembung.

Ada beberapa ciri tertentu untuk melihat kelinci yang kembung atau tidak. Tahap awal sebelum perut kembung ialah mencret atau diare terlebih dahulu. Ini pasti akan dialami oleh kelinci sebelum akhirnya perutnya menjadi kembung. Mengapa? Karena ada bakteri dan kuman yang ada dalam perut. Diare tersebut tidak lekas terobati sehingga ada banyak gas dalam perut. Makanan kelinci berupa kol, sawi atau kangkung sebenarnya bukan ancaman. Seringkali justru adanya makanan tambahan yang padat akan membuat perut kelinci banyak gas. Ini justru kebalikan dari manusia yang justru ketika kembung makan serat malah baik. Nah, berikut ini ada 5 cara dan tahapan merawat kelinci kembung dari salah satu pemain judi online terpercaya Indonesia agar kelinci anda tidak mati, yaitu :

– Berikan pakan yang berbeda
Apabila kelinci sering diberi pakan berupa dedak atau kulit kacang, maka coba beri pakan yang berbeda. Misalnya daun pisang, wortel atau seledri. Pemberian pakan yang bergantian akan membuat selera makan kelinci bertambah. Laykanya manusia yang ketika sakit ingin konsumsi makanan yang berbeda.

– Ubah komposisi makanan
Apabila semula pakan kelinci ada yang berupa pelet maka sebaiknya jangan berikan terlebih dahulu. Akan lebih baik jika diberi pakan alami. Pemberian pakan alami dapat membuang gas dalam perut kelinci, terutama jika bagian telinga atau badan cukup dingin. Berikan saja daun empon-empon seperti daun jahe, daun kencur, atau daun kunir. Jika Anda tidak memiliki maka cukup memberikan pakan alami saja.

– Lakukan pemijatan ringan
Pemijatan ringan pada bagian kaki dan sekitar perut dapat mengurangi gas dalam perut. Oleskan minyak kelapa atau virgin coconut oil. Minyak ini dapat mengurangi kembung pada hewan. Termasuk juga pada kelinci.

– Obat tradisional
Pemberian obat tradisional ini dapat berupa jamu yang berisi temulawak, jahe atau bawang putih atau bawang merah. Semua komponen tersebut berikan saja satu per satu, jangan dicampur layaknya manusia. Ini akan membuat perut kelinci terbiasa konsumsi air jamu sehingga gas yang ada dalam perut lekas hilang.

– Konsultasi ke dokter hewan
Segera konsultasikan pada dokter apabila lebih dari 3 hari tidak juga sembuh. Bisa jadi kembung tersebut ada penyebab lain atau penyakit lain. Apabila tidak segera sembuh dalam seminggu maka dapat dipastikan kelinci perlahan mati.

Itulah 5 tahapan merawat kelinci kembung agar tidak mati. Jangan lupa untuk perhatikan gejala awal terlebih dahulu. Jika kelinci secara perlahan nafsu makan berkurang maka perlu mengganti beragam pola atau komposisi makanan. Hal ini penting dilakukan agar kelinci senantiasa makan dengan bahagia. Kelinci yang masih kecil rawan terhadap perut kembung, untuk itu sebaiknya berikan saja pakan alami seperti sayur atau buah. Pemberian pelet atau dedak dapat membuat gas dalam perut kelinci, terutama bagi kelinci kecil yang sistem pencernaanya belum begitu bagus. Anak kelinci berbeda dengan anak manusia karena habitat keduanya berbeda. Memberikan pakan yang lembek dan banyak air justru akan membuat perut terasa begah. Jadi, perhatikan pola makan kelinci ya agar tetap sehat.

Share this:

5 Cara Merawat Kucing Diare Agar Cepat Sembuh

5 Cara Merawat Kucing Diare Agar Cepat Sembuh

5 Cara Merawat Kucing Diare Agar Cepat Sembuh – Diare ialah sebuah penyakit yang bisa menjangkit manusia dan hewan. Penyakit ini sering juga disebut dengan mencret. Ada beberapa tipe mencret ini, pertama sering keluar dan encer, kedua agak encer dan sering keluar, ketiga bisa encer atau tidak terlalu encer dan tidak sering keluar. Pastinya, diare pada kucing ini akan membuat kucing sering buang kotoran disembarang tempat. Terutama bagi kucin yang sudah aktif di tempat khusus. Karena kucing tidak dapat menahan kotoran yang hendak keluar.

Kuman dan bakteri yang menyebabkan diare ini juga bisa menular kepada siapa saja. Untuk itu, merawat kucing yang terkena diare ini sebaiknya ekstra telaten dan teliti. Berikut ini ada 5 cara merawat kucing diare agar cepat sembuh.

– Bawa ke dokter
Periksakan kucing ke dokter terlebih dahulu sebelum memberikan obat. Sebelum ke dokter sebaiknya periksa terlebih dahulu, feses kucing tersebut ada cacing atau hewan lain tidak. Apabila feses encer disertai dengan cacing maka hal tersebut juga perlu disampaikan pada dokter.

– Berikan obat sesuai aturan
Kemudian sampai di rumah sebaiknya berikan obat secara rutin. Dan pastikan dosis yang diberikan sesuai dengan aturan yang sudah dokter berikan. Tentu saja pemberian obat ini akan lebih efektif apabila dibantu dengan obat herbal layaknya manusia. Diare ini cukup mudah untuk kucing karena tubuhnya lebih kecil, sedang cara pengobatannya mirip dengan manusia. Berikan saja tumbukan daun jambu dengan pipet. Caranya, daun jambu diperas dan diambil airnya saja. Maksimal 1/2 sdt untuk kucing kecil sedangkan 1 sdt untuk kucing besar. Pastikan pemberian perasan daun jambu ini tidak bersamaan dengan obat. Beri jeda sekitar 1-2 jam karena fungsinya hanya untuk mempercepat penyembuhan.

– Perhatikan makanannya
Aneka makanan yang ditelan oleh kucing sebaiknya diperhatikan dengan benar. Jangan sampai kucing konsumsi makanan sembarangan, terutama yang sudah basi. Jaga kebersihan tempat makan dan minum kucing. Usahakan segala makanan yang masuk ke mulut terhindar dari kuman dan bakteri. Apabila ada sisa makanan yang sudah basi maka langsung saja buang.

– Biarkan tetap dikandang
Akan lebih baik juga jika kucing berada di dalam kandang terlebih dahulu. Cara ini dapat membuat kucing cepat sembuh karena ia akan banyak istirahat. Maksimal selama 3 hari saja biasanya kucing sudah sembuh jika rutin memberi obat dan pemberian makan yang bersih.

– Bersihkan kandang secara rutin
Kandang yang bersih akan membuat kucing terhindar dari penyakit. Terutama rajin bersihkan kotoran kucingnya. Apabila bak pasir sudah penuh dengan kotoran maka segera buang sebelum menumpuk. Biasanya, kotoran kucing yang tidak segera dibuang akan membuat kucing mudah sakit. Selain itu, bak pasir yang kotor akan membuat kucing tidak nyaman berada di kandang. Meski dia hanya diam atau tidak ribut, namun sebenarnya bau busuk dari kotoran dapat tercium dengan mudah.

Itulah 5 cara merawat kucing diare agar cepat sembuh. Biasakan selalu jaga kebersihan lingkungan kucing. Baik itu kandang, tempat makan, atau lingkungan bermain. Segala aktivitas yang kotor akan membuat kucing mudah sakit. Sebenarnya tidak hanya kucing, bahkan manusia juga butuh menjaga kebersihan agar kesehatan bisa selalu terjaga. Bukankah ada pepatah mengatakan bahwa mencegah jauh lebih mudah dibanding harus mengobati? Maka sebaiknya patuhi pepatah tersebut agar hidup tetap sehat.

Share this:

Cara Benar Merawat Hewan Peliharaan

Cara Benar Merawat Hewan Peliharaan

Cara Benar Merawat Hewan Peliharaan – Apa perbedaan dari hewan peliharaan dan hewan ternak? Tentu berbeda dan sangat menarik jika dicari perbedaanya. Hewan peliharaan adalah hewan yang dapat dijadikan sebagai teman bermain sehari – hari di dalam maupun di luar rumah. Sedangkan hewan ternak atau hewan pekerja merupakan hewan yang dengan sengaja dipelihara hanya untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi.

Hewan peliharaan dapat dikatakan sebagai salah satu hewan yang setia dengan majikannya seperti anjing dan kucing. Tak hanya itu, hewan peliharaan memiliki ciri khas yang sangat menarik yaitu karakter suara yang indah. Pada umumnya, seseorang dapat memelihara hewan apapun di dalam rumah, namun di jaman yang berkembang ini banyak mereka yang memelihara hewan – hewan kecil seperti anjing, kucing, ikan, Kelinci, dan burung.

Cara Memelihara Kesehatan Hewan Peliharaan Di Rumah
Memiliki hewan peliharaan pribadi atau yang biasa disebut dengan pets merupakan suatu kegiatan yang sangat menyenangkan. Namun, diperlukan kesabaran dan ketelatenan untuk memelihara hewan peliharaan di rumah karena diperlukan adanya perawatan yang benar agar hewan tidak mudah sakit sehingga tidak mengganggu kesehatan sang pemilik. Cara memelihara kesehatan hewan peliharaan, yaitu :
– Vaksinasi
Untuk mencegah penyakit yang muncul pada hewan peliharaan dapat dicegah dengan cara melakukan vaksinasi. Seberapa penting vaksin bagi hewan peliharaan? Tentu, vaksin bagi kehidupan hewan peliharaan sangatlah penting. Terdapat beberapa hewan yang memang dapat dengan mudah terserang penyakit seperti rabies, lectospirosis dan distemper. Maka dari itu vaksin dapat digunakan sebagai pencegahan penyakit pada hewan peliharaan.

– Anti parasit
Parasit hadir dalam tubuh hewan peliharaan untuk mengganggu berlangsungnya kehidupan dalam berbagai bentuk secara internal dan eksternal. Guna melakukan pencegahan parasit pada tubuh hewan peliharaan, berilah hewan peliharaan dengan obat anti parasit seperti obat cacing dan obat kutu.

– Memberi makanan yang tepat
Makanan yang tepat bagi hewan peliharaan adalah makanan yang membuat bulunya tidak rontok dan tidak muntah saat dimakan. Makanan yang diberian kepada hewan peliharaan juga harus seimbang yaitu mengandung nutrisi yang cukup bagi hewan peliharaan dan sesuaikan dengan pencernaan yang dimiliki hewan peliharaan tersebut.

– Perhatikan kesehatan gigi dan mulut
Tak hanya manusia, hewan pun perlu diperhatikan berkaitan dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Salah satu cara paling sederhana adalah memberi makanan yang sesuai dengan pertumbuhan giginya. Jika diketahui tumbuh karang gigi, akan memberi efek luar biasa seperti bau mulut hingga infeksi menuju organ dalam serta memberi efek yang berbahaya bagi kehidupan hewan peliharaan.

– Memberi tempat yang nyaman
Tempat yang nyaman akan membuat hewan semakin terjaga baik dari segi kesehatan maupun hal – hal lainnya. Kondisi suhu lembab akan membuat kesehatan tubuh hewan peliharaan menjadi terganggu. Maka dari itu, sebisa mungkin untuk memberikan tempat nyaman yang jauh dari tempat penyakit dan di pinggir jalan agar hewan peliharaan anda dapat merasakan kenyamanan dan ketenangan di dalam rumah. Ini seperti halnya ketika anda sedang bermain judi online, anda memerlukan tempat yang tenang dan nyaman untuk mendapatkan fokus & konsentrasi tinggi pada permainan yang sedang anda mainkan.

Kelima cara pemeliharaan hewan peliharaan sangat dianjurkan untuk diterapkan sehari – hari untuk hewan peliharaan agar hewan peliharaan merasa nyaman berada bersama majikan. Memelihara kesehatan hewan peliharaan secara tidak langsung juga memelihara kesehatan dari majikan, karena jika hewan peliharaan diketahui memiliki sakit maka sudah dapat dipastikan akan menular pada majikan. Yuk rawat hewan peliharaan sejak kecil, sayangi dan selalu menghadirkan kenyamanan bagi hewan peliharaan!

Share this:

7 Cara Merawat Anak Anjing yang Terkena Kudis

mikkielim90@gmail.com Rjm7NgMsTv!vTj!

7 Cara Merawat Anak Anjing yang Terkena Kudis – Anak anjing lebih rentan terkena penyakit dibanding anjing dewasa yang sudah bisa membersihkan diri. Pada dasarnya tubuh anak anjing memang memiliki antibodi sendiri yang dapat membunuh kuman dan bakteri. Hanya saja jika lingkungan tersebut kurang mendukung, anak anjing justru lebih mudah sakit dibanding anjing dewasa. Anjing yang sudah bisa membersihkan diri dan menjaga diri dari lingkungan yang kotor maka tubuhnya jauh lebih sehat. Berikut ini 7 cara mudah merawat anak anjing yang terkena kudis.

– Bawa ke dokter
Anjing yang terkena kudis sebaiknya segera bawa ke dokter hewan terpercaya. Hal ini dapat menjadi tindakan penting karena bisa saja kudis tersebut menular ke manusia. Apabila sudah menyebar maka cara mengatasinya justru akan terasa lebih sulit dan lama. Biasakan menggunakan sarung tangan dan masker (penutup hidung) saat mendekati anjing yang kudisan. Karena bakteri dan virus bisa saja menular dan tertelan melalui mulut atau hidung.

– Berikan kandang yang bersih dan nyaman
Memberikan kandang yang bersih dan nyaman wajib bagi Anda yang ingin merawat anak anjing kudisan. Mengapa? Sebab, awal masuknya penyakit itu bermula dari lingkungan yang kotor.

– Penuhi segala kebutuhan
Kebutuhan anjing akan makan, minum dan selimut perlu diperhatikan dengan benar. Jangan lupa ikuti petunjuk dokter. Jika dokter memberi saran untuk rutin dimandikan maka ikutilah dengan tertib. Namun jika dokter menyarankan untuk tidak dimandikan terlebih dahulu, mungkin bisa dilap dengan air hangat saja. Agar kuman dan kotoran biisa hilang. Kemudian bagian tubuh yang kotor sebaiknya segera dibersihkan apabila sudah kotor. Jangan lupa selalu gunakan masker dan sarung tangan agar tubuh Anda tetap bersih dan terhindar dari bakteri.

– Berikan obat secara rutin
Dokter lebih tahu obat yang pas untuk anak anjing Anda. Berikan obat sesuai dengan dosis yang diberikan agar anak anjing tidak mengalami over dosis. Bahaya jika anak anjing mengalami over dosis karena bisa menyebabkan kematian.

– Perhatikan anjing lain agar tidak tertular
Pisahkan anjing tertular dengan anjing yang sehat. Hal ini sangat penting dan berguna agar bakteri tidak berpindah ke hewan lain. Apabila ada 2 atau 3 anjing yang terkena kudis sebaiknya Anda tetap memisahkan mereka agar proses penyembuhan bisa lekas selesai. Sebab jika dicampur ada kemungkinan bakteri tersebut akan terus berputar sehingga proses penyembuhan tidak akan kunjung selesai.

– Jaga anjing agar tidak mengalami stress
Saat anak anjing terjauhkan dari anjing yang lain maka ada kemungkinan anak anjing akan mudah stress. Buatlah sebuah zona permainan tertentu agar anak anjing tetap bebas bermain, terutama bermain di luar rumah. Ini penting agar tubuh sehat dan bugar. Bagi anak anjing pergi keluar dan beramain merupakan olahraga yang bisa menghindarkan dari rasa stress.

– Rutin cek ke dokter
Periksa rutin ke dokter merupakan salah satu cara penting yang sebaiknya Anda lakukan. Terutama jika obat sudah mulai habis. Apabila agak keberatan mengenai biaya, tentu bisa konsultasikan pada dokter agar proses pengobatan tetap berjalan dengan rutin. Mungkin obat dengan harga lebih murah atau gunakan obat yang mudah didapat. Jangan lupa berikan vaksin apabila pengobatan sudah selesai agar anjing terbebas dari segala macam penyakit.

Itulah 7 cara mudah merawat anak anjing yang terkena kudis. Semoga anak anjing Anda lekas sembuh.

Share this: